Perjuangan Mulia Ridwan (Yatim-Piatu)
Untuk Berkurban”

Tidak ada satu amalan yang paling dicintai Allah dari Bani Adam pada Hari Raya Idul Adha, selain menyembelih hewan kurban.Sesungguhnya hewan kurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, serta kutu-kutunya.  Dan sesungguhnya sebelum darah kurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah.,maka beruntunglah kalian semua dengan (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian dengan pahala kurban itu.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majjah dan Hakim)

Sekitar empat tahun yang lalu, Tim Rumah Cerdas Indonesia (RCI) mendapati Ridwan tengah berada di sebuah Pasar di daerah Bogor. Sosok Ridwan ketika itu tampak begitu memprihatinkan. Tubuh hitam kurus berhias koreng di sekujur badan, pakaian lusuh dan kusam serta raut muka yang pucat, lebih dari cukup untuk menggambarkan “derita” yang dialami bocah ini. Sehari-hari Ridwan tinggal di Pasar dan berjuang untuk bertahan hidup dengan menjadi penjual tas plastik (kresek). Orang-orang di sekitar Pasar mengatakan kalau Ridwan hidup terlunta-lunta seorang diri, tanpa tahu dimana sanak keluarganya. Tim RCI tergugah untuk mengangkat Ridwan menjadi anak asuh RCI.

Bekal pendidikan (terutama pendidikan Agama) yang Ridwan peroleh selama ini di Asrama RCI rupanya demikian tertanam kuat, hingga menumbuh kembangkan kesadaran Ridwan untuk sungguh-sungguh menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan nyata. Salah satunya adalah tekad kuat Ridwan untuk bisa berkurban saat Hari Raya Idul Adha tiba.
Ridwan bersungguh-sungguh untuk menabung. Ia tidak boroskan uang saku yang diperolehnya untuk hal-hal yang tidak perlu. menyampaikan keinginannya untuk berkurban pada pengasuh sekaligus Kepala Asrama tempat dirinya tinggal selama ini.
Ridwan: “Abi, Ridwan mau gunakan ambil sebagian tabungan.
Ridwan tahun ini mau kurban Kambing…!”
Abi: “Kamu yakin mau ambil sebagian tabungan untuk kurban?
Nanti tabunganmu berkurang gimana…? Tabungan itu kan nanti untuk masa depan kamu nanti wan…”
Ridwan:“Nggak apa-apa Abi.
Ridwan mau kurban untuk almarhum bapak dan ibu…”
(Ridwan menjawab dengan mantap. Melihat kesungguhan tekad Ridwan untuk berkurban, Abi Kepala Asrama pun memberikan persetujuannya)
Abi: “Baiklah kalau memang Ridwan yakin untuk menggunakan sebagian tabungan untuk berkurban,
Abi izinkan…”

“Kalau Ridwan yang Yatim dan Piatu saja bisa berkurban, mengapa kita tidak…???

Kurban Berencana adalah Program dari Rumah Cerdas Indonesia
Dengan tujuan untuk membantu siapa saja yang ingin berKurban agar lebih meringankan.
Program Kurban Berencana mempunyai 2 opsi harga. Yang pertama yaitu 175.000/bulan dan yang kedua yaitu 100.000/bulan. Dengan harga total Kambing Kurban adalah 2.100.000
Adapun kekurangan dari harga Kurban bisa digunakan 2minggu sebelum Hari Raya Idul Adha.
Insya Allah dengan program ini akan membantu Siapa saja yang ingin berKurban.
Semoga semakin banyak yang berKurban ditahun depan. Dan Bapak/Ibu adalah salah satunya. Aamiin.
Mari bantu sebarkan info ini, agar sampai kepada mereka yang membutuhkan. 

Salurkan Cicilan Kurban kurban anda melalui:
Rekening BRI : 2136-01-001465-53-9
BRI SYARIAH : 1023 2693 88
Domba Opsi Pertama :Rp 100,000/bulan
Domba Opsi kedua     :Rp 175,000/bulan

konfirmasi Wa 085771131122

Donasi lain Melaui,
BSM # 707 1156 685
BNI # 0707 1156 68A.n.
Yayasan Rumah Cerdas Indonesia Daarul Auliya
Follow kami di :
FB : Kurbanberencana
IG : @kurbanberencana.rci

Informasi dan pemesanan:
Telp. (021) 7463 0357
SMS/WA: 0813-2832-0175

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gemilang Ramadhan 1438H "Berbagi cinta dan kebahagian

Selamat Datang di Miftahudin.Id

IPEH, SANG JAGOAN MENGHAFAL